TVRINews, Mimika
Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Mimika meningkatkan intensitas patroli di wilayah perairan Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan mencegah berbagai tindak kejahatan di laut yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat pesisir.
Dalam pelaksanaannya, personel Satpolair menyisir kawasan pesisir sekaligus memantau aktivitas masyarakat dan pengguna transportasi laut di sepanjang jalur perairan Mimika. Patroli dilakukan secara rutin guna memastikan situasi di laut tetap terkendali dan bebas dari gangguan keamanan.
Selain menyisir wilayah pesisir, petugas juga melakukan pengecekan terhadap kapal-kapal nelayan yang beroperasi di perairan Mimika. Pemeriksaan mencakup kelengkapan dokumen kapal serta ketersediaan alat keselamatan, termasuk pelampung, sebagai bagian dari upaya preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan di laut.
Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasat Polair) Polres Mimika, Iptu Kristian Psakor, menjelaskan bahwa kegiatan patroli tersebut merupakan agenda rutin yang terus dilakukan pihaknya untuk memastikan kondisi perairan tetap aman dan kondusif.
“Terkait dengan patroli ini sudah rutin yang kita lakukan dan juga dalam patroli ini kita sambangi setiap kampung dan nelayan yang melintas, melihat situasi laut yang tidak tentu kami menghimbau Masyarakat untuk selalu waspada pada perubahan gelombang,” kata Kristian, Kamis, 17 September 2026.
Kristian menambahkan, peningkatan patroli ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk pelanggaran di wilayah perairan. Beberapa pelanggaran yang menjadi perhatian antara lain praktik penyelundupan barang, pelanggaran kelengkapan dokumen pelayaran, hingga aktivitas penangkapan ikan secara ilegal yang dapat merugikan nelayan lokal maupun ekosistem laut di kawasan tersebut.
Dengan adanya pengawasan yang lebih intensif, petugas berharap dapat mendeteksi secara dini setiap potensi pelanggaran hukum di laut sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat maupun lingkungan perairan Mimika.
Dalam kesempatan tersebut, petugas Satpolair turut mengimbau para nelayan dan masyarakat pengguna transportasi laut untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat melaut. Selain itu, setiap kapal diminta dilengkapi peralatan keselamatan yang memadai guna mengantisipasi kondisi darurat di tengah laut.
Imbauan ini dinilai penting mengingat perairan Mimika kerap menjadi jalur aktivitas nelayan maupun sarana transportasi masyarakat pesisir sehari-hari, sehingga faktor keselamatan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Peningkatan patroli yang dilakukan Satpolair Polres Mimika ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik yang beraktivitas sebagai nelayan maupun yang menggunakan jasa transportasi laut. Selain fungsi penegakan hukum, kehadiran petugas di lapangan juga dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat pesisir.
Melalui langkah ini, Polres Mimika berkomitmen untuk terus menjaga wilayah perairan Mimika agar tetap tertib, aman, dan kondusif bagi seluruh aktivitas masyarakat yang bergantung pada sektor kelautan.










